2 Oktober 2011

DOA SEBELUM DAN SESUDAH MAKAN DAN MINUM


 
عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِيْ سَلَمَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : قَالَ لِيْ رَسُوْلُ اللهِ r: (( يَا غُلاَمُ سَمِّ اللهَ وَكُلْ بِيَمِيْنِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيْكَ ))
“Diriwayatkan dari Umar bin Abi Salamah ia berkata: “Rasulullah r bersabda kepadaku: “Wahai anakku! sebutlah nama Allah dan makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah apa yang ada di dekatmu". (HR. Bukhari dan Muslim).
Aisyah radhiallahu 'anha berkata; bahwa Rasulullah r bersabda:
(( إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللهِ تَعَالَى فِيْ أَوَّلِهِ فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اللهَ تَعَالَى فِيْ أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ: بِسْمِ اللهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ))

DO’A DAN DZIKIR KETIKA HENDAK ATAU BANGUN TIDUR


Diriwayatkan dari Hudzaifah t, ia berkata: bahwa Rasulullah r apabila hendak tidur di malam hari, beliau meletakkan tangannya di bawah pipi, kemudian mengucapkan:
(( اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَمُوْتُ وَأَحْيَا ))
“Ya Allah, dengan menyebut namu-Mu akau mati dan aku hidup”.
Dan apabila  bangun dari tidur beliau mengucapkan:
(( اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ ))
“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya kami kembali". (HR. Bukhari).

DO’A MASUK DAN KELUAR MASJID


 
Diriwayatkan dari Abu Humaid atau Abu Usaid t ia berkata, bahwa Rasulullah r pernah bersabda: “Apabila kamu masuk ke dalam masjid, maka ucapkanlah:
(( اللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ ))
“Ya Allah bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu”.
Dan apabila keluar dari masjid, maka ucapkanlah:
(( اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ ))
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu sebagian dari keutamaan-Mu". (HR. Muslim dan Abu Dawud).
Redaksi hadits ini dari riwayat Abu Dawud.

DO’A KELUAR RUMAH MENUJU MASJID DAN LAINNYA


Diriwayatkan dari Anas bin Malik t ia berkata, bahwa Rasulullah r pernah bersabda: "Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dengan mengucapkan:
(( بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ ))
“Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tiada upaya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah”
Maka dikatakan kepadanya saat itu:

DO’A MASUK DAN KELUAR RUMAH



عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ r يَقُوْلُ : (( إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللهَ U عِنْدَ دُخُوْلِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ, قَالَ الشَّيْطَانُ : لاَ مَبِيْتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ، وَإذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللهَ U عِنْدَ دُخُوْلِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ : أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيْتَ، وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ : أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيْتَ وَالْعَشَاءَ ))
 “Dari Jabir bin Abdullah t ia berkata: "Aku pernah mendengar Rasulullah r bersabda: “Apabila salah seorang di antara kamu masuk ke dalam rumah dan ketika makan dengan menyebut nama Allah, maka syaitan akan berkata: tidak ada tempat menginap bagimu dan tidak pula engkau dapat makan malam. Dan apabila ia masuk rumah tetapi tidak menyebut nama Allah, maka syaitan berkata: aku dapatkan darimu tempat menginap. Apabila tidak pula menyebut nama Allah tatkala makan, maka syaitan berkata: kalian dapatkan tempat menginap dan makan malam”. (HR. Muslim).

DZIKIR DI WAKTU PAGI DAN PETANG


Diriwayatkan dari Abu Hurairah dari Rasulullah SAW
(( مَنْ قَالَ حِيْنَ يُصْبِحُ وَحِيْنَ يُمْسِيْ:سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، مِائَةَ مَرَّةٍ لَمْ يَأْتِ أَحَدٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلاَّ أَحَدٌ قَالَ مِثْلَ مَا قَالَ أَوْ زَادَ عَلَيْهِ ))
 “Barang siapa mengucapkan di waktu pagi dan petang: "Subhanallah wa bihamdih"; seratus kali tidak ada seorangpun di hari kiamat yang datang membawa suatu kebaikan yang lebih baik darinya, kecuali orang yang mengucapkan hal yang sama atau lebih dari itu". (HR. Muslim).
Ibnu Mas’ud t berkata: bahwa Nabi r tatkala datang waktu petang selalu mengucapkan:
(( أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ الليلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا. رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الكَسَلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابِ القَبْرِ )) وإذا أصبح قال ذلك أيضا، ((أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ ))

DO’A DAN DZIKIR SETELAH SHALAT FARDHU


Telah menjadi kebiasaan Rasulullahr setelah mengucapkan salam pada setiap shalat fardhu beliau beristighfar tiga kali, kemudian mengucapkan:

(( اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَام لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اللهمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الجدُّ مِنْكَ  الجَدِّ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ. لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الحَسَنُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ ))
“Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Pemberi Sejahtera, dan dari-Mu kesejahteraan, Engkau Pemberi barakah, wahai pemilik Keagungan dan Kemuliaan. Tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah, yang Esa tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kekuasaan dan segala pujian, dan Ia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Ya Allah tiada seorangpun yang mampu menghalangi terhadap pemberian-Mu dan tidak ada pula yang dapat memberi sesuatu yang Engkau halangi, dan tidak ada manfaat kekayaan seseorang dari siksa-Mu,  tidak ada upaya dan kekuatan kecuali dari Allah, tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Allah, dan tidaklah kami beribadah kecuali kepada-Nya, hanya milik-Nya kenikmatan, keutamaan dan sanjungan yang baik. Tidak ada Ilah yang berhak disembah melainkan Allah dengan rasa ikhlas kami beribadah kepada-Nya walaupun orang-orang kafir benci”.
Kemudian membaca tasbih, tahmid dan takbir masing-masing 33 kali:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...