
Lingkup kajian ilmu ekonomi
secara umum terbagi menjadi dua, yaitu ilmu ekonomi mikro dan ekonomi makro.
a. Ilmu Ekonomi Mikro
Ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi
dalam lingkup kecil (parsial). Misalnya, harga barang, permintaan dan penawaran
sejumlah barang, perilaku produsen dan konsumen, produksi, konsumsi, distribusi, biaya dan laba atau rugi
perusahaan.
Ekonomi
mikro adalah cabang dari ilmu ekonomi
yang mempelajari perilaku konsumen dan produsen serta penentuan harga-harga
pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan. Ekonomi mikro merupakan bagian dari ilmu
ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan
kegiatan perekonomian. Tiga aspek penting dalam analisis ekonomi mikro,
yaitu interaksi di pasar barang, tingkah laku pembeli dan penjual, serta
interaksi di pasar faktor produksi.
Tokoh yang memberikan landasan
berkembangnya ilmu ekonomi mikro adalah Adam Smith. Ia dikenal sebagai bapak ilmu ekonomi mikro.
b. Ilmu Ekonomi Makro
Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi
secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel yang dipelajari di antaranya
pendapatan nasional, kesempatan kerja dan pengangguran, jumlah uang yang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan neraca pembayaran.
Ekonomi makro adalah cabang dari
ilmu ekonomi yang membahas permasalahan ekonomi secara agregat. Ekonomi makro
dapat dikatakan juga sebagai suatu studi tentang bagaimana sistem perekonomian
berjalan secara garis besar, tanpa terlalu banyak menaruh perhatian pada
hal-hal yang bersifat rinci. Ekonomi makro terutama berkenaan dengan perilaku
agregat ekonomi, seperti investasi, konsumsi, ekspor-impor, dan tingkat harga. Aspek
penting dalam analisis Ekonomi makro di antaranya penentuan tingkat kegiatan
perekonomian negara, pengeluaran agregat, mengatasi pengangguran, dan
pengendalian inflasi.
Tokoh yang memberikan landasan
berkembangnya ilmu ekonomi makro adalah John Maynard Keynes. Ia dikenal
sebagai bapak ilmu ekonomi makro.
Perbedaan Ekonomi Mikro dan
Ekonomi Makro
Berdasarkan pengelompokkan ilmu
ekonomi yang telah diuraikan, dapat diketahui perbedaan antara ekonomi mikro dengan ekonomi makro. Ilmu ekonomi mikro mempelajari perilaku unit-unit ekonomi
secara individual, sedangkan ilmu ekonomi makro mempelajari unit ekonomi secara
menyeluruh.
Untuk membedakan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro, berikut disajikan tabel perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro berdasarkan aspek produksi, harga, pendapatan, dan pekerjaan.
Selain
apek-aspek tersebut, perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro dapat dibedakan berdasarkan tujuannya.
a. Tujuan Ekonomi Mikro
Tujuan ekonomi mikro di antaranya menganalisis mekanisme
pasar yang membentuk harga relatif kepada produk dan jasa, alokasi dari sumber
terbatas di antara bebagai alternatif pilihan. Menganalisis kegagalan pasar,
yaitu ketika pasar gagal dalam memproduksi hasil (output) yang efisien,
serta menjelaskan kondisi-kondisi teoretis yang dibutuhkan bagi suatu pasar
persaingan sempurna.
b. Tujuan Ekonomi Makro
Tujuan ekonomi
makro di antaranya menganalisis sejauh mana penggunaan sumber daya di dalam
kegiatan ekonomi. Menganalisis sejauh mana
perekonomian dalam keadaan stabil, khususnya stabilitas di bidang moneter. Menganalisis
sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar